Fadel Photograph

Welcome My Blog :)
Showing posts with label Apple. Show all posts
Showing posts with label Apple. Show all posts

Wednesday, 27 June 2018

Harga dan Spesifikasi Iphone 7 Terbaru 2018

Harga Dan Spesifikasi iPhone 7 Indonesia



Spesifikasi Hardware
Layar
Layar pada iPhone 7 berjenis  berukuran 4.7 inchi LED-backlit IPS LCD capacitive touchscreen. Layar ini beresolusi 750 x 1334 pixel dengan kerapatan layar 326 ppi (pixel per inch).

Layar pada Apple iPhone 7 di lengkapi dengan lapisan pelindung Ion-strengthened glass sehingga aman dari goresan.

Dapur Pacu
Untuk menunjang kinerjanya, iPhone 7 di bekali dengan prosesor Quad-core 2.34 GHz (2x Hurricane + 2x Zephyr) dan chipset Apple A10 Fusion. Sementara untuk pemprosesan grafis smartphone ini di bekali dengan GPU PowerVR Series7XT Plus (six-core graphics) dan RAM 2 GB.

Baca Juga Harga dan Spesifikasi Xiaomi Redmi S2 2018


Harga Dan Spesifikasi iPhone 7 Indonesia Silver


Penyimpanan
Kapasitas penyimpanan yang tertanam pada Apple iPhone 7 bervariasi dari 16 GB, 32 GB, 1268 GB hingga 256 GB. Kapasitas penyimpanan pada iPhone 7 tidak dapat di tingkatkan lantaran tidak adanya slot untuk memasukkan penyimpanan eksternal.

Kamera
Dari ukuran/resolusi, kamera yang tertanam pada iPhone 7 tegolong biasa saja. Kamera utama beresolusi 12 MP (f/1.8, 28mm, 1/3″) yang dapat menghasilkan video dengan kualitas 2160p @30fps, 1080p @30/60/120fps, 720p @240fps. Kualitas jepretan kamera iPhone 7 cukup bagus lantara teknologi lensa yang di milikinya, tidak seperti smartphone harga miring yang hanya mengandalkan kualitas sensor namun kualitas lensa yang biasa saja.

Sementara pada bagian depan tertanam kamera beresolusi 7 MP (f/2.2, 32mm). Kamera ini dapat menghasilkan video dengan kualitas 1080p @30fps dan 720p @240fps.

Jaringan
Apple iPhone 7 sudah mendukung konektivitas data di jaringan 2G, 3G dan 4G LTE. Untuk komunikasi dengan perangkat lain, iPhone 7 sudah di lengkapi dengan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth v. 4.2 A2DP, NFC dan port microUSB 2.0.

Baterai
Catu daya iPhone 7 di dukung oleh baterai Lithium Ion berkapasitas 1960 mAh. Baterai ini non-removable sehingga tidak dapat di bongkar pasang sendiri jika terjadi kerusakan.

Fitur Lain
Untuk menunjang kinerjanya, iPhone 7 di lengkapi dengan beberapa sensor seperti sensor fingerprint pada bagian depan, accelerometer, gyroscope, proximity, kompas dan barometer.


Baca Juga Harga dan Spesifikasi Huawei P20 Pro 2018



Harga Dan Spesifikasi iPhone 7 Indonesia Rose Gold

Software

Apple iPhone 7 menggunakan sistem operasi iOS  10.0.1 yang dapat di upgrade ke iOS 11.2.

iOS terkenal karena efisiensi dalam penggunaan daya dan memory sehingga sistem operasi ini jarang terjadi freeze maupun hang.

Tanggal Rilis

Apple iPhone 7 di perkenalkan ke publik pada bulan September 2016 dan tersedia untuk pasar pada bulan yang sama.

Harga

Apple iPhone 7 di jual di kisaran harga Rp. 11.000.000 hingga 15.250.000 (tergantung kapasitas penyimpanan).

iPhone 7 tersedia dalam 5 pilihan warna yaitu Black, Silver, Gold, Rose Gold dan Red (special edition).


Harga Dan Spesifikasi iPhone 7 Indonesia Red

Kesimpulan

Setelah merilis versi mini mereka, Apple iPhone SE, Apple kembali merilis smartphone dengan ukuran layar 4.7 inchi dengan spesifikasi hardware yang terbilang tinggi. Mulai dari prosessor Quad-core 2.34 GHz (2x Hurricane + 2x Zephyr), chipset Apple A10 Fusion, GPU PowerVR Series7XT Plus (six-core graphics) dan RAM 2 GB.

Selain itu kamera yang tertanam pada iPhone 7 juga terbilang bagus.

Baca Juga Harga dan Spesifikasi Canon 200D

Wednesday, 23 May 2018

Rekomendasi Setting Kamera DSLR dan Mirrorless

Jadi anda baru saja membeli kamera “serius”, entah itu kamera DSLR atau Mirrorless, untuk pertama kalinya. Yang paling asyik sih langsung dipakai. Namun kemudian anda melihat banyaknya tombol dan roda kontrol yang tersedia lalu mulai bingung bagaimana dengan setting kamera baru anda. Dalam artikel ini, kita akan membahas dan merekomendasikan beberapa setting kamera DSLR/Mirrorless dasar yang akan memudahkan anda.

 1. Kartu Memori
Segera setelah anda membuka kemasan, masukkan kartu memori ke kamera DSLR/Mirrorless anda. Format kartu memori tersebut agar bekerja secara serasi dengan manajemen file yang ditentukan oleh masing-masing kamera. Masuklah ke menu utama kamera, kemudian cari perintah format. Di Nikon D5500 misalnya, anda masuk ke Menu >> Setup Menu >> Format. Sementara di Fuji X-E2 and pencet Menu OK >> geser ke bawah di Setup Menu 3 >> Format.

 2. Tentukan Ukuran Dan Kualitas Gambar 
Karena kamera anda sekarang cukup “serius”, ada baiknya manfaatkan sebaik-baiknya untuk menghasilkan foto dengan kualitas terbaik yang ada. Gunakan format JPEG dengan kualitas tertinggi (Extra Fine atau Highest Quality) dengan ukuran file Large. Jika tertarik dengan format RAW yang menyimpan informasi foto yang lebih banyak, anda juga bisa menggunakannya. Pastikan anda paham beda antara file foto dengan format JPEG vs RAW. Saat memakai format RAW, pastikan komputer anda memiliki perangkat lunak dan spesifikasi yang mencukupi untuk membaca dan konversi RAW ke format standar.

 3. ISO
Setelan ISO di kamera menentukan berapa banyak cahaya uang dibutuhkan kamera untuk memproduksi foto. ISO tinggi seperti 6400 berguna saat anda memotret di tempat dengan cahaya yang remang namun beresiko menghasilkan foto dengan bintik/noise. Sementara ISO rendah seperti 100 atau 200 menghasilkan foto tanpa noise yang lebih jernih dan dengan kualitas terbaik namun membuat foto rentan blur saat anda memotret di dalam ruangan. Untuk tahap awal penggunaan, setelan ISO terbaik yang bisa anda pilih adalah Auto.

 4. White Balance
 Setelan white balance kamera memengaruhi akurasi warna foto. Sebagaimana di bahas dalam artikel mengenai white balance ini, warna kulit atau warna baju mungkin akan tampak aneh saat kamera menggunakan white balance yang tidak pas. Untungnya, kamera saat ini sudah amat canggih sehingga jarang meleset. Gunakan setelan auto white balance sebagai awalan sembari bereksperimen dengan setelan white balance yang lain.

 5. Metering
Setelan metering menentukan bagaimana kamera mengukur cahaya yang dipantulkan objek lalu bagaimana mereka menghasilkan kombinasi shutter speed dan bukaan lensa yang sesuai hasil pengukuran tadi. Di saa-saat awal menggunakan kamera DSLR/Mirrorless baru anda, pergunakan mode metering Evaluative (Canon) atau Matrik (Nikon). Sesuai penambahan jam terbang bersama kamera anda, mulailah gunakan mode metering yang lain sesuai kondisi pemotretan dan objek yang anda foto: center weighted, spot dan lainnya. Pilihan-pilihan mode metering bisa anda pahami lebih rinci dalam artikel Memahami Mode Metering Kamera DSLR.

 6. Fokus
Lensa di kamera yang anda pakai bisa secara otomatis mencari fokus dengan memanfaatkan sistem autofokus kamera atau secara manual dengan memutar cincin fokus di lensa. Di tahap awal ini, manfaatkan sistem autofokus (AF) kamera dan gunakan mode Single AF (One Shot AF atau Single Area AF). Dalam mode ini, lensa akan mengunci fokus pada satu titik yang telah anda tentukan saat anda memencet tombol shutter separuh. Gunakan titik tengah fokus dan mulailah berlatih agar tangan anda lincah mengubah-ubah titik fokus. Pilihan mode AF yang lain misalnya AI-Servo atau AF-C bisa anda pakai saat anda akan memotret anak yang terus berlarian. Pembahasan mengenai mode autofokus bisa anda baca di sini.

 7. Drive Mode
Drive mode kamera menentukan kecepatan kamera dalam mengambil eksposure. Mode Single Shot cocok dipakai dalam mayoritas kondisi pemotretan dan objek foto sehari-hari. Set kamera di mode ini saat anda pertama menggunakannya. Dalam mode ini, setiap kali kita memencet penuh tombol shutter, kamera akan membuat foto. Mode lain yang tersedia adalah Continuous Mode, berguna saat memotret objek bergerak. Kamera akan terus menerus membuat foto begitu kita memencet penuh tombol shutter, mode berondongan kata para fotografer senior. Ada juga mode Delay atau Remote yang bisa dipakai dalam kondisi lain. Baca lebih jauh tentang Drive Mode di artikel ini.

 8. Mode Eksposure
Ada dua mode yang cukup bersahabat untuk pemilik kamera baru: Mode Auto, Scene dan Mode Program. Dalam kedua mode ini, kamera menentukan semua atau sebagian besar setelan kamera sehingga anda bisa berfokus mengambil gambar. Sayangnya saat kamera berada dalam kedua mode tersebut, banyak parameter yang di matikan kamera. Di hari pertama, sah-sah saja anda menggunakan salah satu dari 3 mode tersebut. Selanjutnya, mulailah menggunakan Aperture Priority maupun Shutter Priority. Dan silakan juga mulai bereksperimen dengan mode Manual. Baca kembali mengenai Mode Ekpsoure Kamera.

 9. Bagaimana Agar Hasil Foto Tajam ? 
Salah satu pertanyaan terbanyak yang masuk ke halaman kontak adalah kenapa foto yang dihasilkan tetap blur, tidak tajam. :)